![]() ![]() |
|
| | Halaman Muka | Apa Itu Piagam Bumi | Teks Piagam Bumi | Tentang Prakarsa | Kontak Kami | | |
![]() |
PIAGAM
BUMI PEMBUKAAN
Umat manusia merupakan bagian alam semesta yang berkembang pesat. Bumi,
rumah kita, hidup dengan sebuah komunitas kehidupan yang unik. Kekuatan
alam menciptakan eksistensi kita sebagai petualangan yang penuh tuntutan
dan ketidakpastian, namun Bumi telah menyediakan berbagai hal yang penting
untuk evolusi kehidupan. Keuletan komunitas kehidupan dan kesejahteraan
umat manusia bergantung pada terpeliharanya biosfer yang sehat dengan
seluruh sistem ekologinya, beraneka ragamnya tumbuhan dan hewan, tanah
yang subur, air murni dan udara yang bersih. Lingkungan hidup global
dengan sumber dayanya yang terbatas merupakan kepedulian bersama seluruh
manusia. Perlindungan terhadap vitalitas, keanekaragaman dan keindahan
Bumi adalah sebuah tugas suci. Pilihan ada pada kita: membentuk kemitraan global untuk melindungi Bumi dan
sesama manusia atau menanggung risiko kehancuran diri dan aneka ragam
kehidupan lainnya. Dibutuhkan perubahan-perubahan yang fundamental dalam
nilai-nilai, lembaga-lembaga, dan cara hidup kita. Kita harus menyadari
bahwa ketika kebutuhan-kebutuhan dasar telah dapat dipenuhi, perkembangan
manusia utamanya adalah peningkatan harkatnya, bukan semata menjadi
manusia yang berkelimpahan. Kita memiliki pengetahuan dan teknologi yang
bisa menyediakan segalanya dan untuk mengurangi dampak terhadap
lingkungan. Bangkitnya masyarakat madani/sipil di seluruh dunia telah
menciptakan kesempatan baru untuk membangun sebuah dunia yang demokratis
dan manusiawi. Tantangan-tantangan lingkungan, ekonomi, politik, sosial
dan spiritual adalah saling berkaitan, dan bersama-sama kita dapat
mencarikan solusinya. PRINSIP-PRINSIP PIAGAM BUMI
(Principles) I.
Menghormati dan memelihara komunitas kehidupan a. Mengakui bahwa segala yang ada di Bumi saling bergantung dan setiap
bentuk kehidupan sangatlah berharga tanpa menghiraukan nilai/manfaatnya
bagi umat manusia. b.
Menegaskan keyakinan pada martabat seluruh umat manusia dan pada
potensi intelektual, artistik, etika, dan spiritual manusia. 2. Memelihara Komunitas Kehidupan Dengan Pengertian, Kasih Sayang dan Cinta. a. Menerima bahwa hak untuk memiliki, mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam diiringi dengan kewajiban untuk mencegah pengrusakan lingkungan dan melindungi hak-hak masyarakat. b. Mengakui bahwa meningkatnya kebebasan, pengetahuan dan kekuasaan disertai dengan meningkatnya tanggung jawab untuk mendahulukan kepentingan bersama. 3. Membangun Masyarakat Demokratis yang Adil, Berperan Serta, Berkelanjutan
dan Damai. a. Memastikan bahwa seluruh tingkatan masyarakat menjamin hak-hak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan fundamental serta memberikan kesempatan pada setiap orang untuk mengembangkan potensinya. b. Memajukan keadilan sosial dan ekonomi, yang memberi kesempatan pada
semua orang untuk memiliki mata pencaharian yang terjamin dan bermakna
serta bertanggungjawab kepada ekologi. 4. Mengamankan Kekayaan dan Keindahan
Bumi untuk Generasi Sekarang dan Mendatang. a. Mengakui bahwa kebebasan bertindak setiap generasi harus
disesuaikan dengan kebutuhan generasi mendatang. b. Meneruskan kepada generasi mendatang nilai-nilai, tradisi-tradisi
dan pranta-pranata yang mendukung pertumbuhan jangka panjang umat manusia
dan komunitas-komunitas ekologis. Untuk
memenuhi empat komitmen besar ini diperlukan pula : II.
Keutuhan Ekologi 5. Melindungi dan Memulihkan Keutuhan Sistem Ekologis Bumi, Khususnya
Keanekaragaman Hayati dan Proses-Proses Alami yang Menunjang Kehidupan.
6. Mencegah Kerusakan Sebagai Cara Terbaik dalam Melindungi Lingkungan dan,
Bila Pengetahuan
Terbatas, Diterapkan Pendekatan Kehatian-Hatian Secara Dini. a. Mengambil tindakan yang menghindari kemungkinan terjadinya
kerusakan lingkungan yang serius atau tidak dapat diperbaiki kendati
ketika penelitian ilmiah belum lengkap atau belum menetapkan kesimpulan. b. Menempatkan beban pembuktian kepada mereka yang berargumentasi
bahwa kegiatan yang diajukan tidak menimbulkan bahaya, serta membuat
kelompok tersebut bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan. c. Menjamin bahwa pengambilan keputusan memperhatikan konsekuensi
keputusan memperhatikan konsekuensi aktivitas-aktivitas
manusia yang bersifat kumulatif, berjangka panjang, tidak langsung,
berjarak jauh dan global. d. Mencegah polusi di bagian lingkungan manapun dan tidak membiarkan
berkembangnya radio aktif, racun dan berbagai substansi berbahaya lainnya e. Menghindari kegiatan-kegiatan militer yang merusak lingkungan. 7. Mengadopsi pola produksi, konsumsi dan reproduksi yang menjaga
kemampuan regenerasi Bumi, hak-hak asasi a.
Mengurangi, menggunakan ulang, dan mendaur ulang berbagai bahan yang
digunakan dalam sistem produksi dan konsumsi, dan menjamin bahwa
sisa limbahnya dapat dibaurkan oleh sistem ekologis. b.
Melakukan tindakan pengendalian dan efisien saat menggunakan energi
dan makin mengandalkan sumber
energi yang dapat diperbaharui seperti matahari dan angin. c. Memajukan pengembangan, penyerapan, dan alih teknologi ramah
lingkungan d. Memasukkan sepenuhnya biaya lingkungan dan biaya sosial dari barang
dan jasa e.
Menjamin akses universal terhadap pelayanan kesehatan yang
memperkokoh kesehatan reproduksi dan reproduksi yang bertanggung jawab. f. Mengadopsi gaya hidup yang menekankan pada kualitas kehidupan dan
kecukupan materi dalam dunia yang 8. Meningkatkan
Studi Tentang Keberlanjutan Ekologi serta Memajukan Pertukaran yang
Terbuka dan Penerapan Secara Meluas Pengetahuan yang Diperoleh dari Studi
Tersebut. a.
Mendukung kerja sama ilmiah dan teknis di timgkat internasional
tentang b.
Mengakui dan melestarikan pengetahuan pengetahuan taradisional dan
kearifan spiritual di seluruh
budaya yang c.
Menjamin bahwa informasi yang vital bagi kesehatan manusia dan
perlindungan III.
Keadilan Sosial dan Ekonomi 9.
Memberantas Kemiskinan
Sebagai Keharusan Etika, Sosial dan Lingkungan. a. Menjamin hak untuk memperoleh air minum, udara bersih, keamanan
pangan, tanah yang tidak
tercemar, tempat berlindung dan sanitasi yang aman, mengalokasikan sumber
daya nasional dan internasional yang dibutuhkan. b. Memberdayakan setiap orang dengan pendidikan dan sumber daya untuk
mendapatkan mata pencarian yang berkesinambungan, dan menyediakan keamanan
sosial serta jaring pengaman bagi mereka yang tidak mampu menopang diri
sendiri. c. Mengakui mereka yang terbaikan, melindungi yang retan, melayani
yang menderita dan membuat
mereka mampu mengembangkan memampuannya dan mengejar cita-citanya. 10. Menjamin
bahwa seluruh aktivitas dan pranata ekonomi di segala tingkatan akan mendukung
pengembangan manusia secara adil dan berkelanjutan. a. Mengupayakan distribusi kekayaan yang adil di dalam suatu negara
dan antarnegara. b. Meningkatkan sumber daya intelektual, keuangan teknis dan sosial
dari negara-negara berkembang dan c.
Menjamin bahwa seluruh perdagangan mendukung pemanfaatan sumber
daya yang berkesinambungan, d. Mensyaratkan perusahaan multinasional dan organisasi keuangan
internasional untuk bertindak secara 11. Menegaskan Kesetaraan dan
Keadilan Gender Sebagai Prasyarat Pembangunan Berkelanjutan dan Menjamin
Akses Universal Terhadap Pendidikan, Pelayanan Kesehatan, dan Kesempatan
Ekonomi. a.
Menjamin hak asasi kaum perempuan dan gadis remaja, dan mengakhiri
segala bentuk kekerasan terhadap b. Memajukan peran serta aktif perempuan dalam segala aspek ekonomi,
politik, sipil, sosial dan kehidupan budaya c. Memperkuat keutuhan keluarga dan menjamin keamanan dan lingkungan
yang penuh kasih sayang bagi seluruh 12. Menjunjung tinggi hak untuk
semua, tanpa perbedaan, demi terwujudnya lingkungan alam dan sosial yang a. Menghapus diskriminasi dalam segala bentuknya seperti yang
berdasarkan ras, warna kulit, jenis kelamin, b. Menegaskan hak masyarakat adat terhadap kepercayaan, pengetahuan
tanah dan sumber daya mereka dan c.
Menghormati dan mendukung generasi muda dalam masyarakat kita,
membuat mereka mampu memainkan peran d.
Melindungi dan memperbaiki tempat-tempat budaya dan spiritual yang
penting. IV.
Demokrasi, Anti Kekerasan, dan Perdamaian 13. Memperkuat lembaga-lembaga demokrasi di setiap tingkatan, dan
mengharuskan transparansi dan pertanggung-gugatan pada setiap
kepemerintahan (governance), partisipasi terbuka dalam pengambilan
keputusan dan akses terhadap keadilan. a. Menjunjung tinggi hak setiap orang untuk menerima informasi yang
jelas dan tepat waktu tentang b. Mendukung masyarakat sipil lokal, regional dan global serta
memajukan partisipasi yang berarti oleh setiap c. Melindungi kebebasan berpendapat, berekspresi dan berkumpul secara
damai, berserikat dan berbeda pendapat. d. Melembagakan akses yang efektif dan efisien terhadap prosedur
peradilan yang baku dan independen, termasuk e. Menghapuskan korupsi di semua lembaga publik dan swasta. f.
Memperkuat komunitas lokal, memberdayakan mereka agar memelihara
lingkungannya dan meminta tanggung 14. Mengintegrasikan ke dalam pendidikan formal dan pembelajaran seumur
hidup, pengetahuan, nilai-nilai dan keahlian yang dibutuhkan untuk hidup
yang berkesinambungan. a.
Menyediakan bagi semua, terutama anak-anak dan generasi muda,
kesempatan untuk mengecap pendidikan b. Meningkatkan kontribusi bidang seni dan kemanusiaan serta ilmu
pengetahuan dalam pendidikan yang c. Meningkatkan
peran media massa dalam meningkatkan kesadaran tantang berbagai tantangan
ekologi dan d. Mengakui pentingnya pendidikan moral dan spiritual untuk
kehidupan yang berkelanjutan. 15.
Memperlakukan semua makhluk hidup dengan rasa hormat dan
pengertian. a. Mencegah kekejaman terhadap hewan-hewan peliharaan dan melindungi
mereka dari penderitaan. b. Melindungi
binatang-binatang liar dari cara-cara perburuan, jebakan dan pancingan
yang mengakibatkan c. Menghindari atau menghapuskan segala kemungkinan pengambilan
atau pengrusakan spesies-spesies yang 16.
Memajukan budaya toleransi, anti kekerasan dan perdamaian. a. Mendorong dan mendukung saling pengertian, solidaritas dan kerja
sama di antara semua masyarakat di dalam b. Menerapkan strategi yang menyeluruh untuk mencegah konflik
kekerasan dan menggunakan pemecahan c. Demiliterisasi sistem keamanan nasional sampai pada tingkatan
pertahanan yang tidak provokatif dan d. Menghapuskan senjata nuklir, biologis dan beracun serta jenis
senjata perusak massal lainnya. e. Menjamin bahwa pemanfaatan ruang orbit dan ruang angkasa luar
mendukung perlindungan lingkungan dan f. Mengakui bahwa perdamaian adalah keutuhan yang tercipta oleh
hubungan baik seseorang dengan dirinya Jalan Ke Masa Depan Tak pernah sebelumnya dalam sejarah, takdir bersama memberikan isyarat
kepada kita untuk mencari suatu titik tolak baru. Pembaharuan semacam ini
merupakan janji dari prinsip-prinsip Piagam Bumi. Untuk memenuhi janji
ini, kita harus bertekad untuk mengadopsi dan memajukan nilai-nilai dan
tujuan yang tercantum dalam Piagam Bumi ini. Hal tersebut membutuhkan perubahan hati dan pikiran. Juga dibutuhkan sebuah
pengertian baru tentang saling ketergantungan global dan tanggung jawab
universal. Kita harus mengembangkan secara imjinatif dan menerapkan visi
tentang cara hidup yang berkelanjutan, di tingkat lokal, nasional,
regional dan global. Keanekaragaman budaya kita adalah sebuah warisan yang
berharga, dan perbedaan budaya-budaya ini akan menemukan jalannya sendiri
untuk mewujudkan visi tersebut. Kita harus memperdalam dan mengembangkan
dialog global yang telah melahirkan Piagam Bumi ini, karena masih banyak
yang perlu kita pelajari dari pencarian bersama akan kebenaran dan
kearifan yang sekarangpun masih berlangsung. Kehidupan kerap berisi ketegangan antara nilai-nilai penting. Hal ini
menyebabkan membuat pilihan menjadi sangat sulit. Bagaimanapun juga, kita
harus menyelaraskan keanekaragaman dengan persatuan, menjalankan kebebasan
dengan memperhatikan kepentingan orang banyak, memperhatikan sasaran
jangka pendek dengan tujuan jangka panjang. Setiap individu, keluarga,
organisasi dan masyarakat dapat memainkan peran penting. Seni, ilmu
pengetahuan, agama, lembaga pendidikan, media, dunia, usaha, lembaga
swadaya masyarakat dan pemerintah, semua digugah untuk mewujudkan
kepemimpinan yang kreatif. Kemitraan antara pemerintah, masyarakat sipil
dan dunia usaha sangat penting untuk kepemerintahan yang efektif. Untuk membangun masyarakat global yang berkelanjutan, seluruh negara di
dunia harus memperbarui komitmen mereka kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa,
memenuhi kewajiban mereka terhadap kesepakatan-kesepakatan internasional
yang ada dan mendukung implementasi prinsip-prinsip Piagam Bumi dengan
instrumen lingkungan dan pembangunan yang mengikat secara hukum. Mari kita jadikan hidup kita dikenang sebagai saat bangkitnya sebuah
kesadaran baru bagi kehidupan, ketetapan hati yang kuat untuk mencapai
keberlanjutan, dipacunya perjuangan untuk mencapai keadilan dan kedamaian,
serta perwujudan rasa syukur atas kehidupan. |
|
Copyright © 2009 by PiagamBumi |
|